Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali Gelar Lomba Konten Video Tari untuk Pembinaan Generasi Muda Berbasis Digital

  • Sep 10, 2024
  • Bayu Labua

Morowali, 25 Agustus 2024 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Morowali kembali mengambil langkah progresif dalam melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan daerah melalui digitalisasi. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan mengadakan lomba konten video tari yang merupakan realisasi dari hasil sosialisasi yang dilaksanakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Morowali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Generasi Muda Berbasis Digital terhadap Kebudayaan Morowali, yang dikenal dengan Petisi Gemuk Morowali.

Lomba video tari ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, terutama dari sanggar-sanggar seni yang ada di Morowali. Salah satu peserta yang turut berpartisipasi adalah Sanggar Seni Sampelaa, yang selama ini dikenal aktif dalam pelestarian budaya lokal. Dalam ajang ini, tercatat sebanyak 15 sanggar dari berbagai kecamatan, mulai dari Kecamatan Menui Kepulauan hingga Kecamatan Witaponda, turut berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas mereka dalam bentuk konten video tari.

Antusiasme yang tinggi ini menunjukkan semangat sanggar-sanggar di Morowali untuk terus mempromosikan dan mengembangkan kebudayaan lokal melalui platform digital. Tidak hanya sekadar kompetisi, acara ini menjadi wadah bagi para seniman muda untuk mengekspresikan diri sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Morowali kepada generasi milenial dan masyarakat luas.

Pada akhir acara, hasil lomba konten video tari ini diumumkan dengan beberapa kategori pemenang. SMA Negeri 1 Bungku berhasil meraih penghargaan sebagai Penyaji Terbaik 1, diikuti oleh SMP Negeri 1 Bahodopi sebagai penyaji terbaik 2 dan Sanggar Seni Sampelaa Penyaji Terbaik 3. Sementara itu, SMA Negeri 1 Witaponda berhasil meraih penghargaan sebagai peraih like terbanyak di platform digital.

Kepala Bidang Kebudayaan Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Morowali (Armin Mohamat Ali, S.Pd M.Pd ) menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan daerah. “Dengan adanya lomba ini, kami berharap para generasi muda dapat lebih bersemangat dalam melestarikan kebudayaan Morowali, serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan kekayaan budaya kita,” ujarnya.

Dengan suksesnya lomba ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang, sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya Morowali tetap hidup dan berkembang di era digital.